Hello Earthling
Waiting... for Nothing?
Monday, April 8, 2013 | 1:50 AM | 0 comment(s)
Aku tidak keberatan untuk menunggu. Hanya saja, aku tidak akan sanggup jika harus menunggu dengan sia-sia. Aku bukan Ran Mouri, yang bisa menunggu begitu lama, untuk sesuatu yang tidak pasti. Aku bukan Ran, yang bisa selalu berpura-pura tegar di hadapan semua orang, dan setia menunggu untuk Shinichi, yang telah lama ia sukai. Setiap orang pasti butuh kepastian, kan?
Tapi kenapa kau melakukan ini padaku? Kau, sama seperti Shinichi, tahu apa yang kurasakan. Tapi kenapa kau tidak kunjung memberi kepastian?
Beri aku kepastian. Apakah aku memang harus menunggu, ataukah aku hanya akan menunggu ketidakpastian? Katakanlah, haruskah aku setia menunggumu, ataukah aku hanya akan setia dengan kebodohan?
Kau tahu, kau melihatku, kau mendengarku. Tapi kau seolah menutup mata, menutup telinga. Kau terlalu bertanggung jawab untuk mengabaikan perasaanku seperti ini, kan?
Kau, begitu sederhana, memang. Tapi kau luar biasa bertanggung jawab. Dan kau tahu itu. Tapi, kenapa kau tak kunjung mengatakan padaku agar aku berhenti menunggumu?
Kau adalah orang yang tidak akan meninggalkan, bukan? Kau tidak akan pergi, sampai orang itu yang meninggalkanmu. Jadi, seharusnya kau juga bisa mengerti perasaanku saat ini. Aku juga tidak bisa pergi. Aku selalu berkata, aku akan pergi, aku pasti bisa pergi darimu. Tapi kenyataannya, aku kembali padamu, lagi dan lagi. Dan kau tetap tak mengatakan agar aku berhenti. Berhenti bersikap begini bodoh.
Aku tahu, kau menunggu seseorang, entah siapapun wanita beruntung itu. Tapi aku menunggumu. Dengan cara yang sama bodohnya dengan Ran yang menunggu Shinichi.
080413
Yang Menunggumu,
Park Ha
Ps. I think a part of me will always be waiting for you.
Author
Affiliates
Credits
Template : Asmida Jirasalim
Other : 1 | 2 | 3
Thank You
Basecode By : AskarrPink
Other : 1 | 2 | 3 | 4
Shout It Loud







